Penugasan Proyek Fenita_XII TKJ 3

1. MATERI CONTROL PANEL HOSTING

Pengertian Control Panel Hosting

Control panel hosting adalah tool yang akan membuat Anda dapat melakukan manajemen seluruh aspek layanan hosting. Melalui hosting control panel, Anda bisa melakukan beragam pengaturan pada sistem admin yang kompleks dengan hanya melakukan beberapa klik pada interface admin. Sebelum ada hosting control panel, aktivitas tingkat lanjut pada sistem admin dilakukan dalam secara manual.

Selain itu, dibutuhkan waktu yang tidak lama untuk mengerjakan dan melakukan pengaturan tersebut. Beberapa aktivitas tingkat lanjut, diantaranya migrasi server dan pergantian web server dapat dilakukan dengan hanya melakukan beberapa klik. Terdapat banyak hosting control panel yang bisa Anda gunakan, baik yang gratis maupun yang berbayar.

Fungsi Control Panel Hosting

Berikut penjelasan lengkap mengenai beberapa fungsi control panel hosting:

1. Manajemen Domain

Hampir semua hal yang berkaitan dengan domain bisa Anda lakukan melalui control panel hosting. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pembaruan domain
  • Edit DNS
  • Domain forwarding
  • Pengaturan subdomain
  • Mendaftarkan domain baru
  • Pengaturan IP address

2. Menginstall Aplikasi dengan Mudah

Ada cukup banyak aplikasi atau layanan yang bisa Anda install melalui control panel hosting. Mulai dari WordPress, Drupal, atau Joomla. 

Dengan begitu, Anda tidak perlu ribet berurusan dengan hal-hal teknis saat memasangnya. Cukup sekali klik dan aplikasi/layanan pilihan Anda bisa langsung terinstall.

3. Melakukan FTP

FTP adalah proses transfer file dari komputer ke server website Anda. FTP juga bisa membantu Anda melihat dan mengatur file/folder pada website Anda. Akan tetapi, sebelum bisa melakukan FTP, Anda harus mengaturnya dahulu di control panel hosting.

4. Manajemen File

Selain melihat file/folder melalui FTP, Anda juga bisa melakukannya langsung melalui control panel. Sebab, ada beberapa hosting yang juga menyediakan fitur ini. Walaupun tidak selengkap FTP, tapi fitur ini tentu saja membantu jika Anda hanya ingin melakukan pengecekan.

5. Manajemen Email

Yup, Anda juga bisa melakukan manajemen email melalui control panel hosting. Apa saja?

  • Mengatur akun email baru
  • Mengatur forward email
  • Mengatur filter spam
  • Manajemen akun-akun email Anda
  • Menghapus akun email

6. Manajemen Database

Ternyata, Anda juga bisa melakukan manajemen database langsung dari control panel, lho. Banyak control panel hosting yang sudah mengintegrasikan MySQL ke dalamnya, sehingga Anda tinggal pakai saja. Hal ini tentu saja sangat membantu karena Anda tak perlu menggunakan aplikasi atau layanan dari luar.

7. Backup Data

Tak perlu takut data di website Anda raib karena control panel hosting juga menyediakan fitur backup. Bahkan, tak jarang fitur tersebut bisa melakukan backup otomatis dalam jangka waktu tertentu, lho. Praktis sekali, bukan?

6 Aspek Penting Control Panel Hosting

Sebelum memilih hosting panel control, Anda dapat mempertimbangkan 6 aspek ini. Dengan begitu Anda bisa memilih control panel hosting yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

1. Mudah Dioperasikan

Sebuah hosting control panel harus mudah dioperasikan dan diatur. Sederhana, fungsional, dan tidak membingungkan merupakan kualitas yang harus Anda cari daro sebuah panel hosting.

2. Cocok dengan Sistem Operasi

Keserasian dengan sistem operasi Anda. Jangan sampai Anda yang menggunakan Windows memilih hosting panel untuk Linux. Tentu saja hal tersebut salah dan tidak akan berfungsi.

3. Layanan Support

Sebaik apapun Anda pasti akan membutuhkan dukungan, baik dari pembuat hosting panel maupun dari forum yang berbicara mengenai berbagai masalah yang muncul. Lebih-lebih jika Anda seorang pemula, Anda wajib menggunakan hosting panel yang menyediakan dukungan penuh.

4. Dukungan Software

Pilihlah hosting panel yang mendukung software yang Anda gunakan. Lihatlah daftar aplikasi yang kompatibel. Ketidakserasian akan menghambat kerja Anda di masa depan.

5. Harga Terjangkau

Sesuaikan anggaran Anda dengan biaya panel hosting. Jika anggaran sangat terbatas cari saja yang gratis (jangan tanggung). Pilihlah hosting panel yang memenuhi kebutuhan bukan yang terbaik.

6. Dukungan Keamanan

Keamanan yang rutin diperbaharui merupakan faktor penting. Karenanya Anda harus memilih hosting panel yang menjamin stabilitas dan keamanan.

5 Contoh Control Panel Hosting Populer

Berikut adalah lima control panel hosting populer yang bisa Anda pilih.

1. cPanel

Hosting control panel satu ini hanya tersedia pada sistem operasi Linux. Hampir semua pemerhati dunia web memasukkan cPanel dalam daftar hosting control panel yang populer. Hosing control panel ini cocok untuk Anda para pemula dan pengembang yang memilih fungsi konsol daripada desain yang terlihat mengesankan. Terdapat beragam fitur yang dapat dengan mudah Anda akses dalam satu halaman.

Beberapa fitur utama cPanel adalah pengaturan nama domain, registrasi, dan transfer, manajemen email dan spam, fitur keamanan dari mulai pemblok IP hingga proteksi leech, pemonitor performa server, file manager dan FTP users creation, dan backup. Pengoperasian cPanel tidak sulit. Anda hanya memerlukan beberapa klik agar operasi dapat dilakukan. Terdapat deskripsi singkat yang menjelaskan masing-masing opsi.

Jika menggunakan layanan Niagahoster, Anda akan mengelola hosting Anda dengan cPanel. Jadi bisa dibayangkan betapa mudahnya mengelola hosting untuk WordPress di Niagahoster!

2. Plesk

Plesk adalah hosting control panel populer, terutama di kalangan penyedia hosting Eropa. Panel ini dapat digunakan pada Windows dan Linux. Bersama cPanel, Plesk adalah hosting control panel yang paling banyak digunakan. Interface Plesk sederhana dan cukup intuitif sehingga Anda tidak aka mencari tool apa yang akan digunakan. Plesk dilengkapi dengan automaton yang bervariasi. 

Automaton-automaton tersebut akan menghemat waktu dan sumberdaya Anda. Akibatnya, Anda akan fokus langsung pada pembangunan website. Anda juga tidak perlu mengkhawatirkan perawatan server. Plesk memiliki fitur unik berbentuk login levels. Terdapat 4 tingkat pada fitur tersebut dimana masing-masing tingkat memiliki perbedaan isi. Ke-4 tingkatan tersebut adalah Mail User, Domain Owner, Client/Reseller, dan Administrator.

3. Direct admin

Direct Admin adalah salah satu hosting panel yang termudah dan tercepat. Selain itu, hosting panel satu ini juga cukup stabil. Direct Admin tersedia untuk Linux. Direct Admin mendukung akses multi level, dari mulai Administrator, User, hingga Reseller. Panel ini cocok digunakan untuk para pemula atau Anda yang tidak memerlukan pengaturan tingkat lanjut yang kompleks.

Anda tidak perlu memiliki kemampuan yang khusus dalam bidang IT untuk dapat mengoperasikan hosting panel satu ini. Beberapa fitur dan opsi pengaturan yang tersedia pada Direct Admin adalah manajemen DNS, pembuatan database, pembuatan manajemen, pembuatan backup, akun reseller, dan manajemen file. Direct Admin juga menyediakan statistik pengguna dan memiliki tool anti-spam.

4. Webmin

Webmin memang bukan untuk Anda yang memprioritaskan kesederhanaan dan kemudahan. Untuk pemula, Anda tidak akan langsung menguasai hosting panel ini. Webmin cocok bangi Anda yang senang mengulik konfigurasi yang tepat untuk mengoperasikan fitur dan opsi yang tersedia. Dalam pengoperasiannya, Webmin ini menyediakan panel sesuai yang akan menyesuaikan dengan fungsi dan jenis hosting.

Tiga tipe hosting pada hosting panel ini adalah Usermin, Cloudmin, dan Virtualmin. Usermin digunakan untuk manajemen email, password, dll. Cloudmin digunakan untuk manajemen server virtual. Virtualmin digunakan untuk manajemen virtual hosts. Webmin ini gratis dan tersedia untuk pengguna Linux, Solaris, dan sistem BSD. Webmin dapat digunakan di Windows dengan opsi dan fungsi yang terbatas.

5. ISP manager

ISPmanager adalah hosting panel yang memiliki tampilan dan desain yang sederhana. Sepintas, hosting panel ini memang terlihat sangat standar jika dibandingkan dengan hosting panel lain. ISPmanager tersedia untuk pengguna Linux. Terdapat 2 versi hosting panel ini. Versi pertama adalah versi Lite dengan fitur-fitur dasar yang bisa Anda temukan pada hosting panel pada umumnya. 

Versi kedua adalah versi Business yang baik untuk multiple shared hosting reseller. Untuk urusan fitur, ISPmanager dilengkapi fitur yang hosting panel yang umum. Versi Lite dapat digunakan untuk manajemen server web, pembuatan pengguna dengan level akses yang berbeda, melakukan import data, dll. ISPmanager sangat populer dan banyak digunakan oleh perusahaan hosting di Eropa Timur.

Kebanyakan control panel hosting memang tersedia untuk Linux. Untuk pengguna Windows, tampaknya Anda harus puas dengan pilihan yang terbatas. Masing-masing panel hosting memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sulit menentukan mana yang terbaik. Pada akhirnya Anda lah yang akan menentukan mana yang terbaik untuk Anda. Yang pasti panel hosting tersebut akan mempermudah dan mempercepat kerja Anda


2. MATERI SHARED HOSTING SERVER



1. Pengertian Share Hosting

Dalam bisnis hosting sering kali kita mengenal istilah Shared Hosting dalam paket hosting yang dijual. Untuk pemula internet mungkin tidak begitu jelas maksudnya.

Secara singkat definisi atau pengertian Shared Hosting adalah sebuah server yang digunakan untuk meletakkan (baca hosting) beberapa website. Server ini adalah sebuah komputer yang memiliki akses dan dapat diakses secara terus menerus di Internet dan memiliki IP yang statis. Fungsi server adalah menyediakan layanan di jaringan. Karena ini merupakan web server maka berfungsi untuk memberikan layanan di jaringan internet. Beberapa layanan yang disediakan bersifat TCP-IP yaitu http, ftp atau telnet.

Sebagian besar web site menggunakan shared hosting. Dalam perkembangan web, maka kita dapat mengupgrade hosting web kita ke dedicated server setelah perhitungan bisnis yang matang. Karena biaya untuk menyewa dedicated hosting cukup membebani budget kita. Dalam dunia internet pastinya sudah kenal yang namanya hosting, apalagi yang sudah mempunyai blog dengan self hosting. Dari banyaknya web yang tersebar diinternet, ternyata web web tersebut disimpan dalam beberapa jenis hosting yang berbeda jenis dan karakteristiknya. Ada yang menyewa shared hosting, ada yang menggunakan VPS atau Virtual Private Server ada pula yang menggunakan Dedicated Server sebagai tempat menaruh web/blog mereka.

Karena shared hosting banyak digunakan oleh pengguna domain, tentunya sumber daya memiliki efek yang besar. Gesekan dari pengguna lain mungkin malah akan turun.

Berbagi hosting memiliki dua pilihan :

Shared Limited adalah paket hosting dimana paket ini memiliki keterbatasan ruang harddisk dan sumber daya bandwidth.
Shared Ulimited adalah paket hosting yang dalam paket ini memiliki keterbatasan ruang harddisk dan tidak membatasi bandwidth.

2. Kelebihan Shared Hosting

Berikut adalah keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan layanan shared hosting.

Jika menggunakan shared hosting, maka tidak perlu mengeluarkan banyak uang karena paket shared hosting murah.
Shared hosting yang sangat tepat untuk membuat blog bisnis web dan toko online yang pada awalnya.
Memang tepat bagi pemula yang ingin mengembangkan ketrampilan dan wordpress berbasis website.

3. Kekurangan Shared Hosting


Dibalik kelebihan shared hosting yang harganya murah tentu ada beberapa kekurangannya, antara lain :

 •Sering Down
Server shared hosting yang dipakai bersama-sama dengan account lainnya seringkali mengalami down, seperti terjadinya highload oleh user.

•Jika website seorang user yang menggunakan layanan shared hosting mendapatkan trafik tinggi dan menjadikan server highload maka server biasanya akan down dan tentu saja user atau account yang juga hosting di dalam server yang sama akan mengalami down.

•Sering Terjadi Error
Situs yang sedang diakses tidak bisa dibuka. Hal ini tentu saja menganggu pengguna karena terjadinya error.

•Akses Lebih Lambat
Share hosting digunakan bersama-sama dalam satu server, sebab itu penggunaan resource baik itu processor, memori dan lainnya juga akan terbagi. Sehingga performa server berjalan lebih lama yang membuat akses ke situs sering menjadi lambat.

•Tingkat Privacy Tidak Sebaik Dedicated Server
Karena shared hosting digunakan banyak account dalam satu server, maka dalam hal privacy tentu saja shared hosting sedikit kurang baik. Hal ini tentu berbeda dengan layanan dedicated hosting yang penggunaannya hanya dipakai satu orang saja atau satu website dan satu client.

4. Cara Kerja Share Hosting

Dengan shared hosting web, beberapa situs Web yang di-host pada server yang sama .

Setiap website memiliki sendiri ” partisi ” atau “tempat” di server . Bahkan jika berbagai situs berbagi server , masing-masing situs mempertahankan alamat sendiri email , akses FTP , link URL , dan file . Anda dapat mengontrol berbagai aspek dari situs Anda melalui Graphical User Interface ( GUI ) yang server host Anda menyediakan .

Layanan shared hosting menyediakan 24/7 dukungan online untuk website Anda . Ini dikelola oleh administrasi sistem , yang merupakan fitur penting dari web hosting.

Shared hosting didasarkan pada sistem panel kontrol seperti H – Sphre , Plesk , Sphera , Ensim , cPanel , dan Interworx . Penyedia web host mengelola dan mengontrol server dan juga menginstal perangkat lunak yang diperlukan dan aplikasi keamanan .

Website Anda dapat host pada server dengan nama atau IP . Anda juga dapat memilih kombinasi keduanya . Dalam nama berdasarkan hosting, virtual host umumnya menggunakan beberapa nama untuk hosting dengan satu alamat IP . Server menggunakan informasi ini untuk menentukan situs yang diminta oleh pengguna . Setiap virtual host memiliki Internet Protocol ( IP ) alamat yang berbeda di IP berbasis web hosting.



3. MATERI VIRTUAL  PRIVATE SERVER

 

Pengertian virtual private server

        Virtual Private Server (VPS) adalah sebuah tipe server yang menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi hardware server fisik menjadi beberapa server virtual yang di hosting di infrastruktur fisik yang sama. Di jaman dahulu, sistem administrator secara tradisional hanya memiliki satu server fisik dan hanya digunakan untuk satu tujuan saja. Sementara virtualisasi menawarkan kemudahan untuk meng-host beberapa server pada satu server fisik. Setiap server dapat memiliki tujuan mereka sendiri dan sistem operasi yang berbeda satu sama lain.

Hal ini dapat membantu mengimprovisasi tingkat fleksibilitas yang tersedia pada administrator sistem dalam hal pemilihan konfigurasi software yang dapat mereka jalankan. Selain itu, ini juga dapat memberikan keuntungan yang signifikan dalam hal skalabilitas dari daya pemrosesan (processing power), RAM, dan disk space dengan biaya yang lebih rendah daripada menggunakan hardware fisik tradisional.

 

#Perbandingan Server VPS dengan Lainnya

• Cloud Hosting
Server ini memungkinkan banyak pengguna berada pada satu server, sehingga akan ada dimana pengguna menggunakan resourse secara bergantian.
• VPS Tradisional
Server VPS ini memungkinkan digunakan oleh satu pengguna saja, sehingga resourse dan kapasitas penggunaan sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan Anda.
• Private Server
Layanan Private Server merupakan layanan VPS Hosting dengan sistem Manage yang tersedia versi SSD untuk kebutuhan Server VPS yang langsung dikontrol oleh tim IDCloudHost.
• Dedicated Server
Server ini digunakan oleh banyak perusahaan besar dan startup untuk kebutuhan resource dan keamanan yang lebih besar untuk website dan aplikasi Tertentu dengan Data Center Indonesia.
• VPS SAS
Server ini layaknya teknologi Dedicated Server dengan perpaduan SSD dan HDD yang sangat cocok untuk trafik tinggi dengan harga yang terjangkau.
VPS Pro
Server ini merupakan infrastruktur terbaik saat ini, mengusung teknologi HPE Nimble Storage Adaptive Flash Arrays akan membuat layanan Anda 100x lebih cepat dibandingkan vps lainnya.